Surat As Sajdah
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Surat As Sajdah (bahasa arab : السّجدة ) adalah surat ke-32 dalam Al Qur'an, kitab suci agama Islam. Surat ini terdiri atas 30 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah serta diturunkan sesudah surat Al Mu'minuun. Dinamakan As Sajdah berhubung pada surat ini terdapat ayat sajdah (sujud), yaitu ayat yang kelima belas.
[sunting] Pokok-Pokok Isi
- Keimanan: Menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW itu benar-benar seorang rasul dan menjelaskan bahwa kepada musyrik Mekah belum pernah diutus seorang rasulpun sebelumnya; menegaskan bahwa Allah Maha Esa, bahwa Dia-lah yang menguasai alam semesta dan Dia-lah yang mengaturnya dengan aturan yang paling sempurna; menyatakan bahwa hari berbangkit benar-benar akan terjadi.
- Hukum: Anjuran melakukan sembahyang malam (tahajjud dan witir).
- Dan lain-lain: Keterangan mengenai kejadian manusia di dalam rahim dan fase-fase yang dilaluinya sampai ia menjadi manusia; penjelasan bagaimana keadaan orang-orang mukmin di dunia dan nikmat serta pahala-pahala yang disediakan Allah bagi mereka di akhirat; kehinaan yang menimpa orang-orang kafir di akhirat dan mereka pada waktu itu meminta supaya dikembalikan saja ke dunia untuk bertobat dan berbuat kebaikan, tetapi keinginan ini ditolak; keingkaran kaum musyrik terhadap hari berbangkit dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah mustahil.
[sunting] Referensi
Mukaddimah terjemahan Al Qur'an versi Depag RI